Kisah singkat:

Suatu hari, ada seorang pemuda dari desa, sebut saja namanya ‘ook’. Dia merantau ke kampus Institut Teknologi Telkom Bandung untuk menempuh pendidikan sarjana yang di-beasiswa-i oleh Yayasan Pendidikan Telkom. Dalam tahun pertamanya, pemuda ini mengikuti berbagai study group. Salah satu study group yang menarik minatnya adalah study group yang diselenggarakan oleh lab IARD (Internet Application Research Development). Dalam kelanjutannya, pemuda ini kemudian bergabung dalam divisi OSD (Operating System Development). Kemudian minatnya mengenai -oprek- linux muncul.

Dalam kesehariannya, pemuda itu tidak mengikuti satu-pun organisasi yang diselenggarakan oleh kampus karena tidak lulus dalam masa orientasi atau yang dikenal dengan nama keren PDKT (Pengenalan Dunia Kampus Telekomunikasi). Sehari hari, pemuda itu menghabiskan rasa penasaran dalam benda yang bernama komputer. Pemuda itu sering diminta tolong oleh toko komputer sebagai seorang teknisi. Akhirnya pemuda itu menjadi teknisi tidak tetap pada sebuah toko komputer.

Di lain hal, pemuda tersebut  tinggal se-rumah dengan 4 kawannya dari lain jurusan, yaitu Industri, Informatika, dan Telekomunikasi. Dalam kehidupan sehari – hari, ke-4 kawannya suka sekali meng-oprek komputer, hingga suatu saat salah satu dari komputer milik temannya terjangkit virus, dan tidak dapat booting. Berkat keberuntungan dan pengalamannya belajar linux di IARD, pemuda itu dapat menghapus virus yang menjangkiti komputer temannya menggunakan linux. Kemudian terpikirlah bagaimana caranya agar dapat men-scan komputer yang telah terjangkiti virus menggunakan linux yang telah dimodifikasi secara otomatis.

Dalam perkembangannya, pemuda tersebut menyadari bahwa penggunaan linux dalam dunia service komputer ternyata sangat powerfull. Berkat linux, berbagai kasus dalam service komputer secara umum maupun khusus dapat terselesaikan.

Lambat laun, perlahan tapi pasti pemuda tersebut menyadari berbagai kelemahan linux seperti tidak terdeteksinya hardisk berbagai merk PC terbaru. Tetapi hal tersebut tidak menyurutkan minat dan bakat-nya. Pemuda tersebut terus menerus mencari solusi, dan akhirnya Linux yang telah dimodifikasi 3 tahun lalu menjadi Linux yang paling yahud (semoga) dalam dunia service komputer.

Sekarang ini, Linux itu telah bersanding dengan mini-PE, dan installer XP, Vista, dan windows 7 dalam sebuah USB flash drive dan digunakan sehari hari dalam tugasnya sebagai Head of Research and Development d sebuah perusahaan bernama DOT.com. Mantap bukan???

Begitulah kisah yang dapat saya bagi, nantikan kelanjutannya. Jangan lewatkan.


Best Regards

Nugroho Priambodo

mail@priambodo.org

http://priambodo.org