RSS RSS
Welcome to |Digital World|!

Enjoy a cup of lemon tea in the morning with someone special in our life.
Take a deep breath and concentrate our mind, let's life plays in the rhythm of nature.


|Digital World| is moving so fast. Can't you? -- Bandung, March 9th 2010

  • Links

  • Categories

  • Meta

  • Archives

  • SHOW/HIDE NAVIGATION
    Jun
    24

    Please use this link. http://www.mediafire.com/file/dey45mcgnxj/Starter Wallpaper Changer.zip

    Best Regards,

    Nugroho Priambodo

    http://priambodo.org

    mail@priambodo.org

    Jun
    22

    Pertanyaan diatas memang nampak lucu bagi orang yang sudah mengerti mengenai komputer. Tetapi bagi orang awam yang baru mengenal komputer dan tidak mengikuti perkembangannya pasti akan bingung juga menjawab pertanyaan tersebut. Untuk mengetahui jawabannya maka kita harus mengenang kembali masa-masa jaman keemasan dari sistem operasi DOS (Disk Operating System) dan pada saat itu media penyimpanan yang paling populer adalah disket. Ini terjadi sekitar tahun 80 sampai menjelang tahun 90-an.

    Pada era awal-awalnya sistem operasi DOS, di dalam komputer dirancang untuk mengunakan dua buah drive, yaitu A dan B. Kedua drive tersebut digunakan untuk floppy disk. Kenapa? Karena banyak komputer pada waktu itu belum menggunakan hardisk. Mereka masih melakukan booting dari disket yang ada pada drive A dan kemudian menjalankan aplikasi yang ada pada disket di drive B. Penulis sendiri masih mengalami komputer ini pada saat menggunakan IBM PC/XT atau juga PC dengan prosesor 286. Jadi DOS ada pada disket di drive A, sedangkan aplikasi WordStar atau Lotus 123 ada pada disket di drive B.

    Pada perkembangan selanjutnya, komputer semakin maju dan sudah dilengkapi dengan hardisk. Penggunaan floppy drive kedua atau drive B ini semakin jarang. Untuk mencegah kebingungan selama masa evolusi teknologi komputer tersebut maka kemudian ditetapkan hard drive atau hardisk diberi label sebagai drive C. Berarti secara teknis komputer bukannya tidak mengenal drive B lagi, tetapi itu hanyalah spesifik bagi sistem operasi buatan Microsoft, dimana mereka mengabaikan drive B karena sudah dianggap tidak diperlukan lagi.

    Sumber : http://ask.yahoo.com/20050304.html

    Best Regards,

    Nugroho Priambodo

    http://priambodo.org

    mail@priambodo.org

    Jun
    21

    from : http://blog.rendyhrosman.com/2009/09/04/install-aplikasi-unsigned-di-nokia-5800-xm/

    Aplikasi unsigned adalah

    1. Aplikasi yang di cr**k/modif. Aplikasi tersebut sejatinya sudah di sign, tetapi cr**k/modif mengakibatkan sertifikat aplikasi tersebut hilang

    2. Aplikasi yang dibuat oleh individu atau developer aplikasi yang bukan merupakan partner dari symbian sehingga aplikasi tersbut belum didaftarkan.

    Quote from : kaskus

    Alhasil, kita tidak bisa menginstall aplikasi tersebut sebelum di sign/diberi sertifikat.

    Untuk menginstall aplikasi unsigned di Nokia 5800, kita hanya memerlukan sertifikat, key dan tools untuk mensigned aplikasi tersebut. Saya akan memberikan langkah demi langkah-nya  di bawah.

    Selamat mengikuti ^_^

    1.  Request sertifikat dan key di situs OPDA.  Sebelumnya register terlebih dahulu.

    opda1

    2. Jika berhasil akan dibawa ke halaman login, lalu login dengan akun yang didaftar tadi. Setelah berhasil akan dibawa ke halaman seperti di bawah, lalu klik Apply cer

    opda2

    3. Isi lengkap form dibawah,

    field phone number harus diisi dengan 11 digit yang diawali dengan 1. Emang ada y di Indonesia??? Ya sudah isi saja sesuka-nya, tidak bakal terpengaruh., malah kalo diisi dengan nomor kitasebenarnya,  sistem akan bilang “wrong phone number”

    no IMEI dapat diketahui dengan menekan *#06# di HP. Field ini jangan diisi asal-asalan y, karena nanti sertifikatnya bakal disesuaikan dengan nomor IMEI-nya.

    opda3

    4. Setelah selesai tekan tombol Apply. Dapat dilihat request kita tadi, bahwa statusnya aplly. Kita tinggal menunggu request kita di proses oleh mereka. Kembali lagi ke halaman ini minimal setelah 24 jam, sampai state-nya berubah menjadi normal seperti di bawah. Setelah status status-nya seperti dibawah, anda cukup mendownload .cer dan .key-nya. Tambahkan extension kedua file tsb menjadi .cer dan .key.

    opda4

    5. Download tools untuk me-sign-nya di sini. Buka Aplikasinya.

    Pilih Aplikasi yang akan di sign

    Masukkan file sertifikatnya (.cer)

    Masukkan file keynya (.key)

    Abaikan password for key file, langsung tekan tombol dign the sis

    opda5

    6. Coba instal aplikasi tadi yang sebelumnya tidak bisa, sekarang pasti bisa…

    Best Regards,

    Nugroho Priambodo

    http://priambodo.org

    mail@priambodo.org

    Jun
    21

    Beberapa kali teman saya kesal karena ingin menyimpan video dari youtube tapi nggak kesampaian. Usut punya usut, ternyata file video tersebut tersimpan di direktori khusus.

    Vista :

    C:\Users\toni\AppData\Local\Mozilla\Firefox\Profiles\d8ml2ijx.default\Cache
    Cari aja file yang kira kira ukurannya besar. Ubah ekstensinya ke *.flv.
    Best Regards,
    Nugroho Priambodo
    http://priambodo.org
    mail@priambodo.org
    Jun
    21

    Sony Vaio PCG-3C2L = ctrl+F10 (saat logo SONY VAIO)

    Toshiba M300 = F8 (saat logo TOSHIBA)

    Best Regards,

    Nugroho Priambodo

    http://priambodo.org

    mail@priambodo.org

    « Previous Entries
    • Donation

    • Support us at facebook.com



      Latest Video

      Visit Our Sponsors

      Advert Advert Advert Advert Advert Advert Advert Advert Advert Advert Advert
    widgets

    Tracker

    Locations of visitors to this page